Badai Politik, Modal Berpaling: Ancaman pada Investasi Asing
Ketidakstabilan politik adalah momok bagi investasi asing. Investor global mencari kepastian, prediktabilitas, dan lingkungan yang aman untuk modal mereka. Dua hal ini lenyap saat iklim politik suatu negara bergejolak.
Gejolak politik, seperti perubahan kebijakan yang mendadak, protes massa, konflik internal, atau bahkan ketidakjelasan transisi kekuasaan, menciptakan awan ketidakpastian. Hal ini meningkatkan persepsi risiko bagi investor. Mereka khawatir aset mereka tidak aman, regulasi dapat berubah merugikan, atau pasar menjadi tidak dapat diprediksi.
Akibatnya, modal cenderung menahan diri masuk, bahkan yang sudah ada bisa memilih untuk hengkang (capital flight). Dampak langsungnya jelas: berkurangnya aliran modal asing. Ini menghambat pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan pengembangan infrastruktur yang sangat dibutuhkan. Negara yang terus-menerus dilanda ketidakstabilan akan kesulitan menarik investasi jangka panjang, yang padahal merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Singkatnya, stabilitas politik adalah fondasi utama untuk menarik dan mempertahankan investasi asing. Tanpa fondasi ini, prospek ekonomi sebuah negara akan terus-menerus berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian, merugikan kemakmuran bersama.










